Inforamasi Tempat wisata, kuliner, berita tentang lombok dan sekitarnya

Responsive Ads Here

Monday, January 22, 2018

Mari Sukseskan Mtq Nasional Ke-26 Di Ntb

Guna kesuksesan MTQ tingkat Nasional ke 27 Juli mendatang, Menteri Koordinator Kesejahteraan dan Pembangunan Manusia, Puan Maharani memimpin rapat koordinasi lintas kementerian terkait yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK, Rabu (18/05/2016).
Diantara menteri yang hadir dalam rapat tersebut yaitu Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin dan Menteri Kominfo, Rudiantara. Hadir juga Walikota Mataram, Bupati Lombok Barat dan sekda Lombok tengah.
Saat itu, Puan Maharani memberikan MTQ ke 26 yang berlangsung di Lombok tersebut merupakan MTQ Nasional pertama di abad kepemimpinan Jokowi-JK.
“Diharapkan MTQ ini menjadi perhelatan nasional yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Selain menjadi ajang untuk mencari qori’ dan qori’ah terbaik, juga sebagai wadah untuk membangun keharmonisan antar umat beragama,” terperinci Putri Megawati Soekarno Putri tersebut.
Selain itu, Puan memberikan pentinganya koordinasi antara sentra dan daerah, khsusnya berkaitan dengan regulasi dan keuangan, sehingga pada ketika penyelenggaraan MTQ tidak terdapat hambatan dan masalah. Karena itu, Puan meminta Menteri Agama dan Wakil Gubernur memberikan perkembangan terakhir persiapan pelaksanaan MTQ tersebut.
Menteri Agama memberikan beberapa kesiapan yang menyangkut kewengan kementerian agama, ibarat memastikan kehadiran Presiden RI untuk membuka program tersebut.
“Kami terus berkoordinasi dengan Mensesneg semoga waktu pembukaan MTQ tanggal 30 Juli tersebut, diperlukan Bapak Presiden sanggup hadir untuk membuka program tersebut. Juga kami telah mengirimkan surat kepada Wakil Presiden untuk juga sanggup menutup MTQ tersebut pada tanggal 6 Agustus 2016 mendatang,” Jelas Kader Partai Persatuan Pembangunan tersebut.
Perhelatan akbar tingkat nasional tersebut akan dipusatkan di Islamic Center sebagai arena pembukaan dan penutupan.
Untuk cabang-cabang yang dilombakan dalam MTQ tersebut, berdasarkan Menteri Agama sedikit mengalami perubahan, yaitu bila MTQ sebelumnya melibatkan 7 cabang dan 17 golongan, namun tahun ini bertambah menjadi 18 golongan, yaitu hot cord kontemporer. Jenis golongan ini merupakan cabang lomba yang dilaksanakan secara periodik, yaitu setiap 2 tahun sekali.
“Temanya adalah, MTQ nasional, Upaya mewujudkan revolusi mental dalam memantapkan nilai nilai islam rahmatan lil a’lamiin,” jelasnya ketika itu di hadapan puluhan peserta.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M.Si memberikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ini merupakan moment penting yang harus menerima pinjaman penuh seluruh lapisan masyarakat khususnya bagi kaum muslimin di Nusa Tenggara Barat semoga berjalan lancar dan sukses
‘’Masyarakat kami lebih banyak didominasi muslim dan sangat toleran dengan agama lainnya , ini bukan saja aktivitas bagi kaum muslim saja namun ini merupakan aktivitas seluruh lapisan masyarakat Nusa Tenggara Barat’’, terperinci orang nomor dua di NTB tersebut
Tak hanya itu wagub menjelaskan bahwa momentum ini juga secara luas akan memperlihatkan imbas nyata bagi perekonomian masyarakat alasannya yakni tamu-tamu yang hadir akan sanggup menikmati keindahan alam dan koliner khas kawasan dengan megunjungi obyek-obyek wisata
‘’Secara ekonomi tentu memiliki imbas multiplayer effect alasannya yakni sekian banyak tamu yang akan tiba menghadiri penyelenggaraaan MTQ ini’’, pungkas wagub.(Source: http://www.humasntb.id)

Berikut lokasi tempat pelaksanaan serta cabang yang dilombakan:
1. Islamic Center Nusa Tenggara Barat (Cabang Tilawah Al Alquran Golongan Qira’at Sab’ah dan Golongan Dewasa)
2. Aula Rinjani BKD dan Diklat Provinsi NTB (Cabang Tilawah Al Alquran Golongan Tartil dan Cacat Netra)
3. Masjid Agung Praya, Lombok Tengah (Cabang Tilawah Al Alquran Golongan Anak-anak dan Remaja)
4. Bencingah Kantor Bupati Lombok Barat (Cabang Hifzh Al Alquran Golongan 1 Juz Tilawah dan 5 Juz Tilawah)
5. Pondok Pesantren “Al Aziziyah” Kapek, Gunung Sari (Cabang Hifz Al Alquran Golongan 10 Juz dan 20 Juz)
6. Taman Budaya Mataram (Cabang Hifz Al Alquran Golongan 30 Juz dan Tafsir Al Qur’an Bahasa Arab)
7. Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB (Cabang Tafsir Al Alquran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris)
8. Aula Bank Indonesia Perwakilan NTB (Cabang Fahmil Quran)
9. Madrasah Aliyah Negeri 2 Mataram (Cabang Syarhil Quran)
10. Gedung Graha Bhakti Praja NTB (Cabang Khath Al Quran)
11. Gedung Irigasi Pengairan PU NTB (Cabang Musabaqah Menulis Ilmiah Al Quran).
 (Source: http://lombokinfo.com)

No comments:

Post a Comment